TAK
SEJALAN
Seperti tersambar petir disiang bolong, aku
tertegung melihat mereka sedang adu cekcok. Entah apa yang mereka
permasalahkan, sudah beberapa hari ini mereka tanpa berbicara satu sama lain.
Aku yang sebagai anak mereka hanya bingung melihat mereka seperti itu . Seolah
ingin tahu apa yang mereka perdebatkan, namun tak hayal mulutku berkata. Aku
yang hanya terdiam melihat mereka, kemudian aku berfikir apa ini semua akibat
perbuatan dan perkataanku. Kemudian ku beranikan diri untuk menanyakan kepada mereka,
setelah mereka memberikan penjelasannya. Aku seperti tertimpa batuan yang
sangat besar sampai tubuhkupun tak dapat menerimanya. Pernah suatu ketika ku
bermmpi mereka berdua akan bercerai, dan mimpi itu pun menjadi kenyataan mereka
akan benar – benar bercerai. Setelah
itupun aku tidak menyangka akan seperti ini jadinya. Setelah mereka bercerai
tak hayal masalah itupun selesai, kemudian timbul masalah baru lagi yang tak
kalah hebatnya. Mereka merebutkan hak asuh akan diriku, sebab aku adalah anak
satu satunya mereka. Mereka selalu berkata “nak, mau tinggal sama papa atau
mama “ namun diriku tak berani memberikan jawabannya. Aku bingun sekali memilih
diantara merka berdua, jika aku memilih papa aku akan dibilang anak durhaka
karena tidak memilih mama begitupun sebaliknya. Ditekan sana – sini akupun
semakin stress, kemudian aku mengambil keputusan yang tak seharunsnya ku
lakukan yaitu mengakhiri hidupku
sebab aku tak tahan kereka yang selalu bertengkar. Entah apa mereka menyesali
atau tidak perbuatan yang mereka lakukan, yang terpenting aku sudah bebas dari
derita ini.
Kesimpulan dari penggalan cerita diatas bahwa kita
sebagai orangtua harus memperhatikan apa akibat dari perbuatan yang mereka
lakukan, jangan memaksakan egonya masing – masing. Dalam suatu hubungan harus
ada saling mengerti satu sama lainnya. Memang tidak semudah itu melakukannya
namun setidaknya kita memaksakan kehendak kita, sebab seorang yang terlalu
memaksakan kehendak mereka adalah seorang yang hanya peduli dengan dirinya
sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar